Jakarta, bimasislam— Masyarakat menyambut antusias program bantuan Kitab Suci Al-Qur’an secara gratis yang disediakan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama. Setiap hari, sejumlah pengurus masjid, majelis taklim, dan lembaga-lembaga Islam datang silih berganti mengajukan permohonan bantuan kitab suci tersebut pada sekretariat Ditjen Bimas Islam, Gedung Kementerian Agama Lt.6, Jakarta Pusat.
Kepala Bagian Umum Ditjen Bimas Islam, Yoesni, mengaku senang bisa melayani masyarakat yang membutuhkan al-Qur’an. “Ini merupakan bagian dari fungsi pelayanan Ditjen Bimas Islam kepada masyarakat. Setiap hari kami melayani masyarakat yang datang ke kantor mengajukan bantuan mushaf al-Qur’an,” katanya.
Meski demikian, Yoesni meminta masyarakat yang ingin mengajukan bantuan kitab suci tersebut untuk bersabar. Pasalnya, stok mushaf al-Qur’an di Kemenag Pusat saat ini sudah habis.
Dikatakan Yoesni, pihaknya sudah mencetak sebanyak 700 ribu eksemplar mushaf al-Qur’an. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 ribu eksemplar dikirim ke 34 Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia, dan 200 ribu eksemplar dibagikan oleh Kemenag Pusat. Seluruh mushaf tersebut saat ini sudah habis.
“Saat ini ketersediaan mushaf al-Qur’an dan Juz Amma di Kemenag pusat sudah habis, bagi masyarakat yang ingin mengajukan kami mohon untuk besabar. Tahun ini sudah dalam proses cetak kembali,” katanya saat ditemui bimasislam di ruang kerjanya, Selasa (17/5).
Seperti diberitakan sebelumnya, Ditjen Bimas Islam menyediakan bantuan mushaf al-Qur’an secara gratis kepada masyarakat luas. Distribusi bantuan al-Qur'an dan Juz 'Amma secara cuma-cuma itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan al-Qur'an di Masjid/Mushalla, instansi pemerintah atau swasta untuk pembinaan karyawan, organisasi massa Islam, lembaga pendidikan, calon pengantin, dan sebagainya.
Masyarakat bisa mengirimkan surat pengajuan permohoan bantuan Mushaf al-Qur'an dan Juz ‘Amma kepada Ditjen Bimas Islam secara individu maupun kolektif (lembaga).
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



