Oleh:
H.Mohammad Kanzul Fathon, S.Ag., M.Pd.I *
SULING merupakan akronim dari Salat Subuh Berjamaah Keliling. Kegiatan ini merupakan inovasi yang awalnya digagas para penyuluh Kantor Kementerian Agama Kota Blitar sejak 5 tahun yang lalu dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya memberikan pembinaan umat. Kegiatan suling dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada hari ahad bergiliran/berkeliling dari satu masjid ke masjid lain. Ternyata respon masyarakat sangat luar biasa sehingga kemudian dikembangkan, didesain, dimodifikasi seperti sekarang ini dengan melibatkan para pemangku kebijakan. Kolaborasi dibangun antara Pemerintah Kota Blitar, Kantor Kementerian Agama, BAZNAS, Polresta, Kodim 0808, dan RSU Aminah. Kegiatan didesain dan dikembangkan agar lebih menarik dan memberikan kemanfaatan yang lebih kepada masyarakat luas.
Kegiatan dikemas dengan rundown acara yang ditata sedemikian rupa, diawali jam 03.00 WIB melaksanakan qiyamullail dilanjutkan salat subuh berjamaah. di salah satu masjid di wilayah Kota Blitar. Setelah salat Subuh berjamaah dilanjutkan dengan dialog keumatan secara interaktif selama kurang lebih satu jam. Salah satu perwakilan dari instansi yang hadir menyampaikan informasi, sosialisasi program sekaligus klarifikasi atas isu-isu yang actual sesuai dengan tusi masing-masing lembaga meliputi permasalahan pendidikan, agama, kesehatan, sosial, hukum, budaya, dan lain-lain. Pada sesi tanya jawab jamaah diberi kesempatan bertanya atau menyampaikan usulan, saran dan krItik kepada Pemerintah. Pencerahan pencerahan yang disampaikan diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang kondusif sekaligus menetralisir banyaknya informasi dan berita hoaks, provokatif, dan terkadang ada unsur penipuan oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat perlu diberikan edukasi agar lebih dewasa dalam meyikapi permasalahan yang muncul di permukaan sehingga bisa meminimalisir kepanikan maupun keresahan serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kegiatan ini menjadi simbol revitalisasi fungsi masjid sebagaimana pada zaman Rasulullah Saw., yang mana pada masa itu masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah ritual saja, namun juga difungsikan sebagai pembinaan dan pemberdayaan umat. Bahkan Nabi pun menyusun strategi dan latihan perang di masjid. Memaknai fungsi masjid secara sempit hanya akan menjauhkan umat Islam dari rumah Allah. Padahal dalam surat At-Taubah ayat 18 disebutkan dengan jelas:
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
Artinya: “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Inspirasi ini yang menggerakkan Kantor Kementerian Agama mengkonsep kegiatan yang kemudian dinamakan SULING (Salat Subuh Berjamaah Keliling). Disamping itu sangat efektif untuk menjalin kedekatan pemerintah dengan masyarakat, membangun sinergitas antara umaro dan ulama’ serta memotivasi peningkatan ibadah khususnya salat Subuh. Keharmonisan jajaran pemerintah dan lintas sektoral nampak sekali dengan hadirnya para pimpinan dan pejabat dari masing-masing instansi. Dalam beberapa kesempatan secara bergiliran Walikota, Wakil Walikota, Sekda, Kapolresta, Dandim 0808, Kepala Kankemang, Para Kasi, Kepala KUA. Kecamatan yang mewilayahi, Kapolsek, Danramil, Camat, Lurah, dan para penyuluh turut hadir menyukseskan kegiatan tersebut. Usai dialog kegiatan dilanjutkan penyerahan tali asih/santunan sembako kepada para dhuafa.
Kegiatan diakhiri dengan pelayanan kesehatan gratis dari Rumah Sakit Umum (RSU) Aminah meliputi layanan khitan gratis maksimal 3 anak, check tensi darah, gula darah, asam urat, kolesterol serta konsultasi kesehatan lainnya.
*Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Blitar
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



