Jakarta, Bimasislam — Pada saat masyarakat mengantri mendapatkan pembagian buku-buku pada Stand Bimas Islam pada Perayaan Hari Kerukunan Nasional di Lapangan Monas Jakarta (5/1), rupanya tangan-tangan jahil mengambil kesempatan dengan mencopet dan mengambil barang-barang berharga milik para pengunjung. Berdasarkan laporan kepada salah satu panitia yang menjaga stand, Hastomo Aji, setidaknya ada sekitar lima orang yang mekaporkan kehilangan HP, Ipad, Tab, dan dompet. Menurutnya, sejak sebelum stand ini belum dibuka, antrian sudah sangat banyak. Padahal rencananya akan dibuka jam 10.00, tetapi antrian yang semakin membludak akhirnya panitia membagikan pada jam 8.45. Pada saat kepadatan itulah para pencopet beraksi, sesal Tomo.
Ketika Stand Bimas Islam akan ditutup, ada seorang lelaki pengunjung stand yang menyampaikan ke panitia dengan menanyakan kemungkinan panitia menyimpan Galaxy Tab-nya yang jatuh. Menurutnya, Tab-nya dia simpan di tas yang menempel di badannya. Ketika ditanyakan bimasislam, apakah resleting tasnya terbuka, dijawab tidak, bahkan tas dalam kondisi masih utuh dan rapih. “Ini luar biasa canggih, saya tidak terasa dan baru sadar setelah beberapa lama saya cek barang sudah tidak ada. Ke depan panitia bisa menyediakan pengamanan agar pengunjung nyaman”, harapnya.
Berdasarkan pantauan bimasislam, dari sekian banyak stand yang ada, stand Bimas Islam yang paling banyak dikunjungi masyarakat karena membagikan buku-buku yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Menurut Kasubag Data dan Sistem Informasi Ditjen Bimas Islam, Dr. H. Thobib Al-Asyhar, M. Si, “Bimas Islam akan menampilkan pada setiap pameran secara menarik dan eksklusif. Selain membagikan buku-buku, juga akan dibagikan stiker, balon, dan ornamen lainnya”, tutupnya. (ba/foto:bimasislam)



