Jakarta, bimasislam—Setelah sekian lama ditunggu kehadirannya, Majalah Bimas Islam (MBI) akhirnya terbit Edisi Perdana Tahun 2014. Majalah Bimas Islam merupakan media dalam bentuk majalah yang bertujuan sebagai sarana informasi dan pembangunan citra Bimas Islam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Islam. “Selama ini, Bimas Islam telah melakukan banyak hal, khususnya peningkatan kapasitas KUA, namun publik lebih sering melihatnya dari kaca mata negatif. Dengan adanya Majalah ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat tentang Bimas Islam”, tuturnya kepada bimsislam melalui phone (28/11).
Edisi perdana majalah ini mengangkat tema utama, “Paradigma Baru KUA”. Diantara rubrikasi majalah ini antara lain: Kajian Utama, Wawancara, Pojok KUA, Lintas Bimas, Gallery Bimas, Opini Tematik, Knsultasi Syariah, Opini Lepas, Resensi, Ibrah, Tokoh Kita, dan Catatan Pinggir. Pada edisi kali ini mengangkat isu tentang Pelayanan KUA, khususnya di bidang perkawinan yang mendapat sorotan soal masih ditemukannya praktik gratifikasi, dan pungli. Pada tema ini mencoba memberikan gambaran betapa Bimas Islam telah melakukan banyak kebijakan untuk memperbaiki kualitas layanan publik. Namun demikian, masih diperlukan upaya-upya sinergis agar KUA dapat menjadi lembaga yang kredibel dan akuntabel.
Terkait dengan desain dan konten isi majalah, mantan penghulu yang kini menjabat sebagai Kasubdit Pemberdayaan KUA, M. Adib Machrus, dari sisi konten sudah memadai, dan ini harus dipertahankan untuk edisi berikutnya. Sedangkan ketika ditanya soal desainnya, lelaki yang memiliki hobby fotografi ini, menganggap cukup menarik karena majalah Bimas Islam yang nota bene bersentuhan dengan masyarakat harus disesuaikan dengan selera masyarakat, bukan selera kita. “Agar pembaca tidak jenuh, maka perlu didesain dengan warna warni seperti ini. Hanya saja kualitas foto harus diperbaik agar lebih baik untuk edisi mendatang. (thobib/foto:bimasialam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



