Jakarta,bimasislam--Direktorat Jenderal Bimas Islam menggelar acara lepas sambut Prof. Abdul Djamil yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan menyambut kedatangan Prof. Dr. Machasin, MA yang dilantik pada 17 Oktober 2014 sebagai Dirketur Jenderal Bimas Islam yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dirjen Bimas Islam diberikan kesempatan awal menyampaikan sambutannya, “Saya mengenal Prof. Djamil adalal sosok pribadi yang gigih dalam menjalankan tugas, saya kenal beliau dari sejak bangku kuliah, sehingga menjadi pejabat Eselon I di Kementerian Agama. Saya selalu disalip oleh Prof. Djamil, ketika Beliau di angkat pejabat Eselon I saya masih duduk di Eselon II, ketika studi di Belanda saya datang duluan akan tetapi Prof. Djamil yang selesai duluan, ujar Guru Besar UIN Yogyakarta ini.
“Saat memimpin Bimas Islam, banyak hal yang sudah dilakukan dan diselesaikan oleh Prof. Djamil, dari masalah al-Qur’an, Tarif KUA, Zakat dan Wakaf hampir seluruhnya diselesaikan dengan baik, tentunya ini semua berkat bantuan para Eselon II dan teman-tema Sekalian. Saya mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, tentunya tantangan yang akan dihadapi berbeda, mudah-mudah Allah selalu memberikan kesuksesan dalam menjalan tugas”, harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Djamil juga menyampaikan sambutannya, “Terimaksih atas penyelenggaraan acara ini, saya juga mengenal sosok Prof. Machasin adalah guru buat saya, Beliau seorang guru yang sudah matang filosofi “tut wuri handayani” diterapkan oleh Prof. machasin, terbukti beliau selalu mengikuti perkembangan muridnya, guru yang baik tidak akan meninggalkan muridnya jauh dibelakang, akan tetapi mempersilahkan muridnya untuk jalan di depan.” Ujar Dirjen Haji dan Umrah ini.
“Bimas Islam adalah Jantungnya Kementerian Agama, semua permasalahan keagamaan ada di Bimas Islam, ketika Prof. Machasin di lantik sya sedang tugas di tanah suci, saya megucapkan selamat, Beliau adalah orang yang tepat untuk posisi Dirjen Bimas Islam, dari sisi Keilmuannya tidak diragukan lagi. Saya juga meminta maaf kepada para Direktur dan teman-teman semua selama bergaul pasti ada salah dan khilaf, dan saya juga meyampaikan ucapan terimaksih kepada semua jajaran bimas islam, kurang lebih dua tahun kepemimpinan saya baik suka mau pun duka, dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen teman-teman dalam mengawal roda organisasi Ditjen Bimas Islam”, kataGuru Besar UIN Semarang.
Kegiatan lepas sambut ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bimas Islam. (jml/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



