Jakarta, bimasislam— Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, menyampaikan arahan kepada seluruh kepala bidang (Kabid) di lingkungan Bimas Islam se-Indonesia agar mendukung penuh kebijakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI) melalui dukungan anggaran tahun 2016 dalam penyediaan sarana prasarana bimbingan teknologi aplikasi SIMBI, dan pembentukan tim entri data di setiap kabupaten kota dengan melibatkan KUA.
Selain itu, Amin juga meminta para Kabid untuk melakukan kontrol dan monitoring pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi agar sesuai dengan standar minimal.
“Pengadaan barang harus dengan standar yang bagus agar mendukung kinerja. Jangan beli yang kualitasnya jelek” tegas Amin.
Mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu juga meminta agar setiap Kantor Wilayah Kementerian Agama menyediakan display data SIMBI melalui layar sentuh (touchscreen) seperti yang saat ini sudah dilakukan oleh Ditjen Bimas Islam di tingkat pusat. Dikatakan Amin, display data melalui layar sentuh itu diperlukan sebagai upaya image building, untuk dipasang pada saat pelaksanaan pameran di berbagai event.
Arahan tersebut disampaikan Amin saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ditjen Bimas Islam Tahun 2015 yang digelar pada 28-30 Mei 2015 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Agenda tahunan ini dihadiri 182 peserta yang terdiri dari pejabat Bimas Islam di tingkat pusat dan daerah, serta mitra Bimas Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan sejumlah stakeholders terkait. (ska/foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



