Ponogoro, bimasislam— Menindaklanjuti Koordinasi Nasional Tim Cyber Anti Narkoba dan Radikalisme yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam beberapa waktu lalu di Jakarta, kelompok kerja penyuluh kabupaten Ponorogo, merespon cepat dengan melakukan koordinasi antar penyuluh sekaligus melaunching Tim Cyber Kabupaten. Demikian disampaikan Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Fachrurrazy kepada bimasislam (22/6).
Lebih lanjut, Fachrurrazy mengatakan bahwa pembentukan Tim Cyber Kabupaten ini sebagai bentuk komitmen penyuluh agama Jawa Timur untuk mencegah bahaya Narkoba dan menangkal gerakan radikal di wilayahnya. Menurutnya, gerakan ini harus dilakukan secara serempak dan sinergis dengan berbagai elemen.
Koordinasi program dan launching Tim Cyber Penyuluh Kabupaten Ponorogo menghasilkan kesepakatan yaitu: (1) menyepakati bahwa penyuluh adalah vocal point tim anti narkoba dan anti radikalisme; (2) menindaklanjuti program dengan menyampaikan pada binaan masing-masing dan masyarakat sekirar dengan bahasa agama; (3) mengawal umat/anggota ormas masing-masing agar tidak terlibat tindakan radikalisme, dimana penyuluh berperan sebagai fasilitator (4) disepakati ikon tim yaitu : Save Generation… No Narkoba.. No Radikalisme.. Penyuluh Bergerak!
(thobib/wahid/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



