Jakarta, bimasislam—Dalam rangka untuk meningkatkan motivasi kerja dan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi Trainer SIMBI seluruh Indoensia, Ditjen Bimas Islam mentraining mereka dengan menghadirkan motivator nasional, Nanang Qosim Yusuf (Naqoy), dari Rumah Kesadaran Indonesia. Dalam trainingnya, Naqoy meminta kepada seluruh peserta agar menemukan One Minute Awereness (OMA) dalam hidupnya, yaitu satu menit yang mencerahkan untuk mengubah jalan hidup yang lebih baik. “Setiap orang sukses hampir bisa dipastikan telah menemukan OMA, yaitu sati titik balik yang menjadi awal kesadaran berubah menuju sukses”, tegas Naqoy di hadapan peserta TOT SIMBI Angkatan 3 di hotel Mercure, Ancol, Jakarta (29/10).
Lebih lanjut Naqoy mengatakan bahwa hidup ini tidak ada yang kebetulan. “Saya adalah anak tukang becak. Hidup kami sangat memprihatinkan, serba kekurangan. Pada saat saya ketemu dengan teman sebaya bersama dengan bapak, saya lihat bapak saya malu karena dirinya adalah tukang becak. Lalu saya berjanji di dalam hati akan berusaha menjadi bintang yang bersinar di keluarga ini. Kelak saya akan pulang yang dapat menjadikan bapak bangga”, ungkapnya.
Di akhir pertemuannya, Naqoy menyentuh kesadaran para peserta melalui renungan yang berhubungan dengan tanggung jawab sebagai manusia, anak, dan paratur negara yang bertugas memberikan layanan publik yang baik. Untuk memberikan gambaran tentang pengaruh OMA dalam kehidupan peserta, Naqoy mempersilahkan kepada para peserta untuk memberikan testimoni tentang OMA yang menjadi pemicu perubahan untuk bangkit dan sukse. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



