Bogor, bimasislam— Sebanyak 2.000 ulama di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan diri siap mendukung pemerintah daerah dalam menaggulangi radikalisme dan penyimpangan ajaran agama yang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, Mukri Ali, di hadapan 2000 ulama peserta Wisuda Pendidikan Kader Ulama (PKU) yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Para ulama siap mendukung pemerintah dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme di wilayah NKRI," tegas ulama kharismatik itu.
Tokoh ulama Bogor itu mengatakan bahwa para ulama telah mengeluarkan lima kesepakatan yang diserahkan kepada Bupati Bogor, Nurhayati yang antara lain berisi dukungan kepada bupati Bogor tersebut dalam penanggulangan radikalisme berbasis agama.
Sementara itu, Bupati Bogor, mengatakan bahwa hasil kesepakatan 2000 ulama itu akan meneguhkan pemerintah daerah kabupaten Bogor untuk menjadi kabupaten termaju di Indonesia.
Nurhayati mengaku akan berupaya melaksanakan aspirasi dari para ulama tersebut, sebagai bagian dari aspirasi masyarakat. Terlebih agama merupakan bagian tak terpisahkan dalam pembangunan.
Saat ini, demikian Nurhayati, pihaknya tengah menjalankan program religi seperti yang diinginkan para ulama, seperti pembangunan masjid jami’ di seluruh kecamatan se kabupaten Bogor.
Bupati perempuan ini juga berpesan kepada kader ulama yang diwisuda, agar menyampaikan dakwah dengan car ayang baik, sejuk, arif, dan tepat sasaran sehingga menjaid bagian dalam menyelesaikan problematika kemasyarakatan yang ada.
“Bagian terpenting bagi program pendidikan kader ulama adalah agar dapat menyebarkan kebaikan, kebenaran dan kemaslahatan yang membawa pada tegaknya nilai kesalehan sosial di tengah masyarakat kita,” katanya.
Sementara itu, Surahman, salah satu peserta dalam kegiatan tersebut mengaku mendapat banyak pelajaran dalam pendidikan kader ulama tersebut. “Belajar bagaimana menyampaikan dakwah secara arif dan menolak radikalisme berbasis agama,” ujarnya kepada bimasislam, Selasa (29/12). (sigit-kuatman/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



