Jakarta, bimasislam— Salah satu lembaga yang bernaung di bawah PBB, UNICEF (United Nations Children’s Fund)sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Agama. Isu pokok yang diusung adalah mencegah meningkatkan angka pernikahan di kalangan muslim Indonesia. Demikian dikatakan oleh Emiliy (wakil Unicef) saat melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Urais dan Pembinaan Syariah (24/10).
Dikatakan Emily, Indonesia menempati posisi ketujuh dalam daftar negara dengan angka pernikahan di bawah umur tertinggi di dunia.
“Selain Indonesia, negara dengan tingkat pernikahan di bawah 18 tahun tertinggi di dunia di antaranya adalah India dan Banglades,” ujarnya.
Lebih lanjut Emiliy menyampaikan dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh staf lokalnya mengatakan agendanya adalah membuka kerja sama dengan Kemenag dengan tujuan untuk mengurangi angka perceraian; meninjau kembali UU No 1 thn 74 tentang usia perkawinan dianggap masih muda pria 19 thn keatas Wanita 16 keatas ini harus di pastikan pria 21 . Wanita 19 tahun; dan UNICEF akan memberi pebghargaan Bagi kepala Daerah yg memplopori usia Kawin Dewasa.
Sementara itu, Direktur Urais dan Binsyar, Muhammad Thamrin mengatakan bahwa Kemenag RI Bimas Islam Deroktorat Urais Binsyar memiliki program Prioritas Kursus Caten mengambil tempat 15 Provinsi dengan Anggaran 60 M. Selain itu terdapat program pembinaan keluarga sakinah yang bebas Narkoba, dan menjadikan keluarga teladan.
Tujuan UNICEF adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak serta ibu-ibu, memastikan bayi-bayi mempunyai awal hidup yang baik, memajukan pendidikan bagi anak-anak perempuan, melindungi anak-anak dan wabah penyakit dan menjaga kesehatan mereka khususnya di negara-negara berkembang.
Organisasi ini didirikan pada tanggal 11 Desember 1946 dan bermarkas di New York, Amerika Serikat. Dana organisasi ini berasal dari sumbangan sukarela pemerintah-pemerintah, dan pribadi-pribadi (orang-orang kaya) di seluruh dunia. Dengan bantuan lebih dari 7000 orang yang bekerja di 158 negara, membantu membangun sebuah dunia yang menghargai hak-hak anak. UNICEF bekerja di seluruh dunia untuk menanggulangi kemiskinan, kekerasan, wabah penyakit, dan diskriminasi.
(thobib/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



