Medan, Bimas Islam -- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Medan ikut membantu masyarakat terdampak banjir. UPZ Kemenag Kota Medan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, yang terdampak banjir dan tengah mengungsi di Madrasah Hidayatullah, Jalan Pertiwi Gang Madrasah.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Tembung, Kamis (26/10//25). Penyuluh agama mendapat mandat dari Ketua UPZ Kemenag Kota Medan, Firdan Hasibuan, untuk segera menyalurkan bantuan. Menurut Firdan, UPZ Kemenag Kota Medan hadir sebagai bagian dari kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
“Zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki Kemenag Medan bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menghadirkan sedikit ketenangan bagi warga terdampak,” ujar Firdan Hasibuan.
Bantuan yang disalurkan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga selama berada di lokasi pengungsian. Para penyuluh setempat bergerak langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.
Warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian UPZ Kemenag Kota Medan. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga menjadi berkah bagi kami dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak Kemenag yang telah menyalurkan zakatnya,” ungkap salah seorang warga.
Salah satu penerima bantuan, Syahdan Daulay, juga menyampaikan harapannya. “Semoga semua yang terlibat dalam pemberian bantuan ini dilimpahkan rezeki dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, UPZ Kemenag Kota Medan terus menegaskan komitmennya untuk hadir dalam setiap kondisi yang membutuhkan perhatian. UPZ berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan menjadi penguat bagi masyarakat dalam menghadapi situasi sulit.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara UPZ, Penyuluh Agama Islam, dan masyarakat mampu menciptakan manfaat yang nyata serta memperkuat nilai solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat.
(kemenag.go.id)



