Banda Aceh, bimasislam—Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, dalam hal ini Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) dalam misi meningkatkan kualitas pelayanan, bimbingan dan pembinaan dibidang keagamaan, selama tahun 2015 telah mencatat sejumlah capaian pada program-program yang ditetapkan.
Adapun program unggulan tahun 2015 adalah: gerakan masyarakat sadar dan tertib pencatatan nikah-rujuk, gerakan masyarakat sadar membangun keluarga sakinah, gerakan masyarakat sadar shalat berjamaah, gerakan masyarakat sadar halal dan penguatan sistem informasi Urais dan Binsyar.
Bidang Urais dan Binsyar mempunyai tugas pokok melaksanakan pelayanan, bimbingan, dan pembinaan serta pengelolaan sistem informasi berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama. bimasislam berkesempatan menggali lebih jauh tentang program Urais dan Binsyar dengan Kepala Bidang Urais dan Binsyar, Hamdan.
Beliau menyampaikan tentang capaian tahun 2015 dan rancangan untuk tahun 2016. Terkait gerakan masyarakat sadar dan tertib pencatatan nikah-rujuk, salah satu kegiatan yang cukup menguras energi adalah itsbat nikah untuk 3700 pasangan di beberapa wilayah kabupaten/kota Provinsi Aceh. Pentingnya pencatatan nikah dikarenakan masyarakat dimaksud tidak memiliki akta nikah yang disebabkan konflik dan tsunami. Ketika terjadi konflik di Aceh, banyak KUA tidak memberikan pelayanan, sehingga pernikahan yang terjadi tidak dapat dicatatkan secara resmi. Begitu juga dengan buku nikah yang hilang saat terjadinya tsunami.
Itsbat Nikah adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan kepada pengadilan untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Itsbat Nikah hanya dapat diajukan melalui Pengadilan Agama. Dalam hal ini Kanwil bekerja sama dengan Mahkamah Syariah dan Dinas Registrasi Kependudukan. Pelaksanaannya menyatukan tiga layanan sekaligus, yaitu sidang itsbat oleh Mahkamah Syar’iyah, penerbitan buku nikah oleh Kementerian Agama, dan pembuatan akta kelahiran bagi anak yang sudah lahir oleh Dinas Registrasi Kependudukan. Pada tahun 2016 ini untuk itsbat nikah ditargetkan pencatatan nikah sebanyak 11.788 pasangan.
Lebih lanjut Hamdan menambahkan, “Untuk keluarga sakinah dan KUA teladan yang prestasinya dikelompok sepuluh besar tahun 2015, akan kita tinggkatkan ditahun 2016 dengan target masuk lima besar.” Begitu juga dengan simkah onlne yang sudah mencapai 268 KUA akan terus ditingkatkan kualitas layanannya.
Sedangkan pada gerakan masyarakat halal, Kanwil telah bekerja sama dengan LPPOM, Balai POM, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Kerjasama dilakukan dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan produk halal lainnya. Seperti penyelenggaraan acara tanya jawab seputar halal di RRI, sosialisasi Undang-Undang Jaminan Produk Halal dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan produk halal lainnya.
Kabid Urais dan Binsyar ini menambahkan bahwa tahun 2016 intensitas kerjasama dibidang produk halal ini akan terus ditingkatkan. “Apalagi dengan tantangan industri produk halal domestik yang semakin besar dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).” Sehingga kita menetapkan tahun 2016 ini Bidang Urais dan Binsyar akan memprioritaskan program dibidang produk halal. Hal ini juga dikarenakan sejumlah capaian pada Seksi Kepenghuluan, Seksi Pemberdayaan Kantor Urusan Agama, dan Seksi Kemasjidan; programnya sudah berjalan baik dan lebih kepada pengontrolan dan peningkatan.
Dukungan dalam penyelenggaraan program dibidang produk halal ini terintegrasi dalam proram Pemerintah Daerah Aceh yang konsen dalam pengembangan pariwisata syariah. Aceh sebagai destinasi Halal dunia sudah dirintis Pemerintah Daerah sejak sepuluh tahun terakhir. Pada pengembangannya diperlukan pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia, dan peningkatan infrastruktur pendukung. Dalam hal ini ketentuan halal menjadi syarat pelaksanaannya. (lady/bimasislam).
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



