Jakarta, bimasislam— Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan alangkah ruginya jika seorang Muslim meninggal namun belum pernah berwakaf. Hal tersebut, menurut Nasaruddin, karena pahala wakaf adalah pahala yang akan terus mengalir hingga hari kiamat, sehingga berwakaf merupakan sebuah investasi akhirat yang sangat dibutuhkan oleh setiap Muslim.
Nasaruddin mengatakan hal itu dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Pembedayaan Wakaf, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama, yang digelar di Swiss-Bell Hotel, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (30/9). Rakernas tersebut dihadiri oleh 70 peserta dari perwakilan Kementerian Agama se-Indonesia, dan sejumlah stakeholder seperti BWI, BPN, MUI, LKS PWU dan sejumlah Ormas Islam.
Mantan Dirjen Bimas Islam itu melanjutkan bahwa upaya untuk meningkatkan pemberdayaan wakaf telah dilakukan oleh organisasi massa Islam, nazhir, perguruan tinggi, maupun pemerintah sendiri. Dikatakan Nasaruddin, lahirnya Undang-undang Nomor 42 Tahun 2014 tentang Wakaf merupakan bukti bahwa pemerintah menggarap wakaf secara serius melalui payung hukum untuk mengembangkan wakaf di masa mendatang. “Bahkan, upaya pemerintah meregulasi peraturan terkait masalah tersebut masih terus dilakukan dengan tujuan untuk memberdayakan lembaga-lembaga keagamaan secara optimal bagi kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat” jelas Nasaruddin.
Dalam sambutannya, Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu mengajak masyarakat untuk menjadikan wakaf sebagai model pengembangan ekoomi alternatif di tengah kondisi ekonomi umat yang masih memprihatinkan. “Potensi kekayaan wakaf dalam jumlah besar memungkinkan kita untuk berbuat lebih konkrit bagi kesejahteran masyarakat. Sudah bukan waktunya kita hanya terpaku pada ranah wacana yang kurang bermanfaat.” tandasnya. (ska/foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



