Jakarta, bimasislam— Pada hari Kamis (7/8) lalu Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar memfasilitasi pertemuan tokoh-tokoh lintas agama. Acara yang diinisiasi oleh Institut Leimena ini diadakan di lantai 3 Kementerian Agama Thamrin Jakarta Pusat. Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah para pengusung Islam moderat yang mengidamkan terciptanya kerukunan umat beragama di Indonesia, yaitu Syafii Ma’arif, Azyumardi Azra, dan Alwi Shihab. Tidak ketinggalan, hadir pula mantan Menteri Lingkungan Hidup masa Orde Baru Emil Salim, mantan Menlu Hasan Wirayudha, Presiden Institut Leimena Jakob Tobing, mantan Pastur Romo Alex S. Wijojo, dan Paul Marshall, penulis buku “Silenced” dari Inggris.
Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, Wamen menegaskan bahwa Kementerian Agama memang punya wewenang dan berkepentingan akan terciptanya kerukunan umat beragama di tanah air. Karenanya, pertemuan-pertemuan tokoh lintas agama seperti ini perlu didukung dan difasilitasi sebaik mungkin demi lahirnya ide-ide cerdas menuju terciptanya kerukunan umat beragama dalam kerangka NKRI, demikian urainya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Institut Leimena Jakob Tobing juga menjelaskan bahwa motivasi diadakan pertemuan tokoh-tokoh lintas agama ini dalam jangka pendek adalah persiapan dan penguatan dasar pemikiran Konferensi Internasional Tokoh-tokoh Lintas Agama pada tahun 2015 nanti di Bali. Tujuan jangka panjangnya, menurut Jakob, menjadikan Indonesia sebagai negara percontohan dalam kerukunan umat beragama.
Dalam forum ini, Syafii Ma’arif berpendapat bahwa Indonesia punya potensi besar untuk menjadi negara percontohan dalam kerukunan umat beragama. Masyarakat kita, ungkap mantan Ketua PP Muhammadiyah ini, sudah menunjukkan kedewasaannya dalam berdemokrasi saat hiruk-pikuk perhelatan politik Pemilu tahun 2014 ini. Bahkan sejak Pemilu tahun 1999, imbuhnya. Selain itu, masyarakat kita juga memiliki potensi cerdas, terbuka, dan berbudaya gotong-royong. (edijun/foto:edijun)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



