Jakarta,bimasislam— “Jihad itu sejatinya untuk menghidupkan manusia, bukan malahan mematikan atau mengorbankan jiwa”, demikian tegas Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam arahannya pada “Pertemuan Mantan Tokoh Radikal Terorisme dalam Rangka Pencegahan Terorisme” yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Jihad itu mulia nilainya di hadapan Allah, jadi tidak logis bila efeknya mengorbankan jiwa orang-orang yang tidak berdosa, lanjut Wamen di Hotel Millenium Jakarta hari Kamis (17/7) kemarin.
Menurut Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Jakarta ini, jihad yang dilakukan umat Islam sejatinya tidak melanggar “tujuan ditetapkannya Syariáh” (maqashid al-syariáh), yang meliputi: perlindungan terhadap keyakinan/agama (hifzh al-din), perlindungan terhadap keselamatan jiwa (hifzh al-nafs), perlindungan terhadap berfikir (hifzh al-‘aql), perlindungan terhadap keturunan (hifzh al-nasl), perlindungan terhadap harta benda (hifzh al-amal). Inilah di antara prinsip jihad yang harus diindahkan oleh umat Islam, ungkapnya.
Yang mengagumkan dari Rasulullah Saw. itu akhlaknya, bukan semata-mata bersikap kosekuen dan tegas dalam beragama, singgung Nasar di hadapan sekitar 52 peserta yang nota-bene Mantan Tokoh Radikal Terorisme itu. Baginya, Jihad bisa dilakukan apabila sudah terpenuhi syarat ”Ijhtihad” dan “Mujahadah”. Di sinilah kemuliaan jihad dalam konsepsi Islam yang sesungguhnya.
Padaacara yang dilaksanakan sampai tangga 19 Juli 2014 itu, juga dihadiri oleh Kepala BNPT Ansyaad Mbai. Dalam kesempatan yang sama, Ansyad menjelaskan bahwa Indonesia menjadi barometer dinamika keberagamaan Islam di dunia. Ini yang harus terus didorong, ujarnya. Kita punya potensi besar menjadi masyarakat Islam yang paling harmonis di dunia, jelasnya, seraya tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya agar Indonesia tidak menjadi seperti yang terjadi di Negara Timur-Tengah terakhir. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



