Jakarta, bimasislam— Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA menggoreskan pengalaman hidup yang mengagumkan. Wakil Menteri Agama ini meluncurkan lima buku sekaligus Selasa (19/8) malam lalu. Dari lima karya terbarunya tersebut, empat di antaranya diterbitkan oleh Penerbit Quanta Gramedia dan satu lagi oleh Penerbit Republika. Judul empat buku yang diterbitkan oleh Quanta Gramedia antara lain: “Ketika Fikih Membela Perempuan”, “Mendekati Tuhan dengan Kualitas Feminin”, “Menuai Fadilah Dunia, Menuai Berkah Akhirat”, dan “Deradikalisasi Pemahaman Al-Quran dan Hadis”. Sedangkan buku terbitan Republika berjudul “Tasawuf Modern”.
Kenyataan itu tidak mengherankan, karena bagi Wamen, menulis sudah menjadi bagian dari hidupnya, demikian akunya saat memberikan sambutan dalam prosesi launching setelah menerima paket buku dari Penerbit Gramedia dan Republika. Bahkan kisah pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini, dengan menulis bisa menghidupi keluarga dan adik-adiknya. “Inilah yang bisa saya persembahkan kepada masyarakat dan bangsa ini”, harapnya di akhir sambutan.
Dengan settingan “talkshow”, sessi dialog acara launching ini menghadirkan Muh. Nuh (Mendikbud), Sinta Nuriyah Wahid (Mantan Ibu Negara), KH. Said Agil Siradj (Ketua Umum PBNU), dan Ahmad Thib Raya (Pakar Tafsir dari Pusat Studi Al-Quran), yang dipandu oleh Yenny Wahid sebagai Moderator. Dari lima buku yang dilaunching, masing-masing diberikan kesempatan memberikan respon akademis terhadap buku-buku tersebut berangkat dari kompetensinya. Mendikbud merespon dari perspektif pendidikannya, Sinta mengeksplorasi pandangan Nasaruddin tentang perspektif jendernya, Kiai Agil Siradj menyoroti soal tasawuf, sedangkan Thib Raya mengulas pengertian deradikalisasi pemahaman Alquran dan hadis yang dimakudkan Penulis dalam karyanya.
Acara yang diadakan di Grand Ballroom Hotel Sultan ini dihadiri sekitar 200 orang undangan, di antaranya Jaksa Agung Basrief Arief, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, Menakertrans Muhaemin Iskandar, juga beberapa Wakil Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Tutur juga hadir dua orang Mantan Menteri Agama, M. Quraish Shihab dan Suryadharma Ali, serta Anggota DPD RI AM Fatwa dan beberapa Anggota DPR RI. Tidak ketinggalan, beberapa Pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan Kementerian Agama, juga kalangan akademisi dari UIN Jakarta dan Institut PTIQ, serta kalangan aktivis perempuan.
Dengan dukungan MC oleh Lily Rahmawati, host langgganan Penulis dalam acara-acara kerohanian Penulis di Televisi, acara Book Launching ini juga dikemas menarik dengan tayangan Profil Penulis secara audi0-visual. Sessi ini yang oleh banyak hadirin dinilai menguatkan kesan bagi acara ini. Karena wajar bila seusai acara, Panitia yang dikomandoi oleh Rini Rizki sebagai penanggung jawab dan Edi Junaedi sebagai Ketua Panitia, bersama Tim TU Wamen lainnya, dianggap sukses menyelenggarakan acara yang cukup besar dan menguras tenaga ini. Bravo Pak Wamen, maju terus mengabdi pada bangsa ini dengan karya-karya tulismu. (edijun/foto:bimasislam)



