Jakarta, bimasislam-- “Manusia diciptakan dengan Dua Tangan Tuhan”, demikian tegas Wakil Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA seraya menyitir Surah Shad /38: 75 saat memberikan Kultum Zhuhur di Ditjen Pendidikan Islam Lantai 6 Gedung Kementerian Agama Lapangan Banteng hari Rabu (2/7) lalu. Proses penciptaan yang tersirat dalam ayat tersebut dimaksudkan kepada Nabi Adam As.
Dua tangan dimaksud berarti “full power Tuhan”, di mana mahluk lainnya diciptakan hanya dengan satu tangan, jelasnya. Full power Tuhan kalau boleh dijelaskan, menurut Nasar, Tuhan menggunakan “tangan kiri” dan “tangan kanan”-Nya. Tangan kanan berkonotasi pada sifat Maskulin (Jalaliyah), sedangkan tangan kiri berkonotasi pada sifat Feminin (Jamaliyah). Puasa yang diwajibkan kepada umat Islam adalah media penguatan kedua potensi tersebut.
Inilah salah satu alasan kenapa status Khalifah dipercayakan kepada manusia, bukan mahluk yang lainnya, lanjut Guru Besar UIN Jakarta ini di hadapan 200-an jamaah yang memadati Mushalla Pendis itu. Alquran turun sebagai undang Allah untuk manusia. Sebagai undangan Alquran dibumikan untuk manusia, namun sesungguhnya ia diturunkan untuk melangitkan manusia, demikian ungkap Wamen di akhir ceramahnya. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



