Jakarta, Bimas Islam -- Sebanyak 100 imam masjid dari Indonesia yang akan bertugas di Uni Emirat Arab siap diseleksi oleh Otoritas Umum dan Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab. Sebanyak 100 imam terpilih merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama.
"Seleksi Imam Masjid Indonesia telah dilakukan sebanyak dua angkatan dengan hasil seleksi sebanyak 90 peserta yang berasal dari beberapa provinsi di Indoneisa ditambah 10 orang dari peserta warga negara Indonesia yang berdomisili di luar negeri. Sebanyak 100 peserta sudah siap diseleksi secara langsung oleh Tim Seleksi dari Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab," ungkap Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Konsultasi Bilateral Kerja Sama Republik Indonesia-Uni Emirat Arab yang dihelat secara daring di Kantor Kemenag Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (9/2/21).
Sebanyak 100 imam yang siap diseleksi merupakan tahap pertama dari 200 orang imam yang disepakati oleh Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Uni Emirat Arab.
"Ini merupakan langkah awal untuk memenuhi kebutuhan 200 imam masjid dari Indonesia selama kurun waktu tiga tahun sesuai kesepakatan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed Bin Zayed pada saat kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Abu Dhabi pada tanggal 12 Januari 2020," tambah Menag.
Menyambut laporan Menag, Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab, Mohamed Matar Salim Al-Kaabi menyatakan bahwa tim seleksi yang sudah siap mengalami penundaan keberangkatan menuju Indonesia karena pandemi covid-19.
"Tim kami melaporkan, tim yang siap berangkat ke Indonesia tertunda rencana keberangkatannya karena pandemi covid-19. Begitu juga tim pelatihan dai yang berhalangan hadir ke Indonesia untuk memberikan pelatihan kepada dai yang akan dikirim ke Uni Emirat Arab," ungkapnya.
Tampak hadir dalam Konsultasi Bilateral Kerja Sama Republik Indonesia-Uni Emirat Arab Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi, Direktur Urais dan Binsyar, Mohammad Agus Salim, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Muharram Marzuki, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor, serta pejabat eselon 3 di lingkungan Kementerian Agama.
(Pirman)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



