Jakarta, Bimas Islam --- Sebanyak 27 Kepala KUA mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi KUA Melalui Program dan Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Angkatan ke-2 di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, Kamis-Sabtu 7-9 Oktober 2021.
Plt Direktur Urais Binsyar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Ismail Fahmi mengatakan, pada tahun 2021 Kemenag menargetkan 106 KUA yang akan direvitalisasi. Sehingga menurutnya, diperlukan peningkatan kapasitas SDM dan layanan di KUA pada bidang Urais Binsyar.
“Misalnya seperti layanan di Subdit Hisab Rukyat dan Konsultasi Syariah, kami memberikan penguatan melalui materi hingga praktik terkait ilmu falak dan layanan syariah. Kemudian layanan Kepustakaan Islam, misalnya bagaimana mengelola pojok baca atau perpustakaan di KUA bisa efektif,” ujar Ismail dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kamis (7/10/2021) malam.
Layanan pada bidang Urais Binsyar selanjutnya adalah Kemasjidan. Menurut Ismail, pada bidang itu ada layanan yang berkaitan dengan bantuan atau pun konsultasi kemasjidan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen, regulasi, dan kerja sama bidang kemasjidan.
“Kemudian yang terakhir adalah Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik. Seperti yang ditekankan oleh Dirjen Bimas Islam Prof Kamaruddin Amin tadi, bahwa penyuluh, penghulu, dan petugas di KUA harus berperan aktif memberikan pemahaman moderasi beragama,” ungkapnya.
Dikatakan Ismail, seluruh petugas di KUA baik dari Penyuluh Agama atau Penghulu bisa lebih dekat dengan masyarakat. “Penyuluh bisa mengembangkan relasinya dengan berbagai pihak sekaligus memberikan pemahaman moderasi beragama kepada masyarakat,” ujarnya.
Ismail menekankan, salah satu tujuan revitalisasi kantor urusan agama (KUA) adalah untuk menerapkan moderasi beragama yang merupakan salah satu program prioritas Kemenag.
“Karenanya, kegiatan ini akan kami lanjutkan hingga empat angkatan, tentu dengan peserta dari KUA yang berbeda. Sehingga dari 106 jumlah KUA yang akan direvitalisasi, semuanya sudah mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, selain 27 kepala KUA, acara yang digelar Direktorat Urais Binsyar ini juga mengundang peserta dari satu orang penyuluh dan operator dari setiap KUA di tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Acara ini juga menghadirkan narasumber seperti pakar psikolog keluarga Alissa Wahid, Staf Khusus Menteri Agama RI Muhammad Nuruzzaman, Pakar Psikologi Konflik Ichsan Malik, dan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Muhammad Adib Machrus.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



