Jakarta, Bimas Islam --- 40 karya tulis yang dikirim dalam kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam yang digelar Kemenag akan dibukukan. Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag, Abdullah Alkholis mengatakan, sebelum dibukukan, 40 karya tulis tersebut akan diselaraskan bahasanya.
“Kami akan membukukan 40 karya tulis terbaik yang dipilih oleh tim penguji dalam kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam. Memang, syarat utamanya adalah harus sesuai dengan syarat yang telah ditentukan,” ujar Alkholis di Jakarta, Kamis (12/5).
Menurut Alkholis, membukukan 40 karya tulis terbaik merupakan bentuk penghargaan kepada penulis. Selain itu, kata dia, 40 karya tulis yang dibukukan merupakan sebuah kebanggaan, sebab menandakan karya tulis tersebut dibutuhkan.
“Pembukuan ini merupakan penghargaan kami terhadap para penulis yang telah mengirimkan karya tulis mereka melalui program Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam. Ini juga merupakan sebuah kebanggaan, karena karya tulis mereka menjadi penambah literasi bacaan bagi banyak orang,” tuturnya.
“Tahun lalu saja, hasil dari Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam bisa menghasilkan sebuah karya buku yang diminati pengurus perpustakaan masjid dan penyuluh agama Islam," tambahnya.
Alkholis berharap, melalui program Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam tersebut bisa melahirkan penulis-penulis andal dalam mencurahkan aspirasinya ke dalam sebuah tulisan. "Program ini untuk melahirkan penulis-penulis yang andal dalam memperkaya bahan literasi keagamaan Islam, khususnya di perpustakaan masjid," katanya.
Sebagai informasi, program Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam masih dibuka sampai 14 Mei 2022. Karya tulis yang masuk akan diuji oleh tim penguji, kemudian dipilih 40 penulis terbaik yang berhak terlibat dalam kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Untuk Anak Berbasis Perpustakaan Masjid.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



