Jakarta, Bimas Islam --- Sebanyak 60 orang peserta mengikuti Kaderisasi Tenaga Hisab Rukyat Nasional Tahun 2022 di Jakarta, Kamis-Sabtu (2-3/6/22). Kegiatan yang digelar Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar), Kemenag itu bertujuan melahirkan kader-kader baru di bidang hisab rukyat.
Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah, Ismail Fahmi mengatakan, tingginya permohonan layanan terkait hisab rukyat di Kemenag, KUA, dan lembaga-lembaga di daerah perlu diimbangi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.
“Ribuan masjid dan musala yang butuh pelayanan verifikasi arah kiblat dari kita (Kemenag). Jadi kita perlu menyiapkan kader-kader hisab rukyat yang bisa memberikan layanan dengan baik,” ujar Ismail di Jakarta, Jumat (3/6/22).
Ismail menegaskan, seluruh peserta dalam kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pelatih di daerah asalnya masing-masing.
“Pada kegiatan ini, kami juga melibatkan peserta dari unsur perempuan, agar muncul pakar-pakar falak perempuan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, pria kelahiran Jakarta itu mengingatkan, ilmu falak sangat penting dipelajari, sebab berkaitan langsung dengan ibadah yang dijalankan umat Islam.
Dia berharap, ilmu falak semakin banyak diminati oleh masyarakat. “Belajar ilmu falak itu mudah, asal kita benar-benar mau mempelajarinya,” imbuhnya.
“Semoga niat dan ikhtiar kita saat ini menjadi amal saleh dan menjadi nilai perjuangan dalam mewujudkan ukhuwah Islamiyah di Indonesia,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



