Sofifi, Bimas Islam --- Sebanyak 75 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti pameran pada gelaran Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26. Tenda 75 UMKM itu terletak di sebelah utara Masjid Raya Shaful Khairat, Kota Sofifi, Maluku Utara (Malut).
“Produk yang dijual cukup beragam, mulai dari makanan dan minuman khas Malut, seperti nasi lapola, air guraka, kopi sibu-sibu, perhiasan mutiara laut, batu bacan, dan baju yang bertuliskan logo STQHN,” ujar Petugas Lapangan UMKM Widya, kepada bimasislam, Ahad (17/10/2021).
Menurutnya, 75 pelaku UMKM yang mengikuti pameran itu, tidak hanya diikuti oleh masyarakat Malut, tetapi ada juga dari luar daerah seperti penjual baju sablon dari Jakarta.
“Jadi sebulan sebelum STQH kita sudah buka pendaftaran, kita utamakan bagi UMKM lokal Malut, jika masih ada kuota kita buka untuk di luar Malut. Pendaftarannya gratis, semuanya tidak kami pungut biaya,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu peserta pameran UMKM itu, Nanik (45 tahun) merasa bersyukur adanya event STQH. Sebab, menurut Nanik, produk lokal khas Malut bisa diketahui oleh masyarakat dari seluruh Indonesia.
“Kalau hari biasa kita jualan di warung, yang beli ya orang sekitar. Tapi ketika event ini masyarakat dari berbagai provinsi yang membeli kopi, bahkan kopi bubuk juga banyak diminati,” katanya.
Selain produk lokal Malut, Roni (40 tahun) merupakan penjual baju sablon yang bertulis logo STQH, ia mengikuti pameran event MTQ dan STQ tingkat nasional mulai tahun 2019.
“Tahun 2019 pertama kali saya ikut pameran pada STQ Nasional di Kalimantan Barat. alhamdulillah dari 1.000 pcs yang saya bawa, terjual sekitar 700 pcs,” ungkapnya.
Menurut pria asal Jakarta itu, sejak pandemi Covid-19 penjualan baju sablon menurun, namun ia berharap selama gelaran STQHN ke-26 ini bisa meningkatkan penjualannya.
“Baru dua hari ini Alhamdulillah sudah 400 lebih yang beli, biasanya akan meningkat pada tiga hari terakhir jelang penutupan STQH,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



