Semarang, Bimas Islam --- Moderate Millenial Agent (MMA) atau Agen Milenial Moderat asal Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengajak penyiar untuk terus mengembangkan potensi diri. Peningkatan kompetensi merupakan keniscayaan sebagai konsekuensi dari perkembangan zaman.
"Penyiar butuh pengembangan kompetensi sehingga bisa menyampaikan konten siaran dengan lebih menarik kepada lebih banyak masyarakat," ujar MMA Jateng, Abdul Aziz di Hotel Aston Inn, Kota Semarang, Jumat (8/10/21).
Atas alasan itu, Aziz yang merupakan penyiar di LPPL Batik TV Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah melaksanakan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Jateng pada Rabu-Jumat, 6-8 Oktober 2021.
Senada dengan Aziz, MMA Jateng dari Radio Mentari FM Solo, Septirini Sekar Nusantari mengaku semakin termotivasi setelah mengikuti PKPAI. Bahkan, wanita ini urung mengundurkan diri dari dunia kepenyiaran setelah mendapatkan motivasi dan ilmu baru.
"Tahun ini saya ingin cabut dari dunia penyiaran. Tapi setelah mengikuti PKPAI ini, saya memutuskan untuk melanjutkan karir di dunia penyiaran," ungkap Sekar disambut tepuk tangan peserta PKPAI Jateng.
Secara filosofis, Sekar menyatakan, seseorang akan mengalami kekecewaan yang besar saat ia tidak memanfaatkan kesempatan yang dimiliki.
"Amanah tidak pernah salah pundak. Mari berintegrasi, belajar bersama terkait dunia kepenyiaran," terangnya.
Sebagai informasi, MMA dipilih pada setiap penyelenggaraan PKPAI. MMA setiap provinsi terdiri dari dua orang, laki-laki dan perempuan, yang dipilih berdasarkan keaktifan dan keunggulan selama mengikuti PKPAI yang dilaksanakan selama tiga hari oleh Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



