Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyosialisasikan aplikasi Ustadzkita kepada jemaah di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Senin (19/9/2022). Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan bertujuan agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui manfaat dari aplikasi tersebut.
"Insyaallah, para dai dan penceramah yang ada di aplikasi ini adalah mereka yang dapat memberikan pesan keagamaan secara sejuk dan damai," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menjelaskan, Kemenag juga telah membentuk Majelis Dai Kebangsaan yang merangkul berbagai ormas Islam sebagai upaya merajut kebangsaan dalam bingkai keagamaan. Ia menambahkan, saat ini Ditjen Bimas Islam sedang memetakan kebutuhan dai mulai daerah perkotaan hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Mari wujudkan agama sebagai perekat sosial kebangsaan dan menciptakan Indonesia yang damai secara keseluruhan," ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri, dan jajaran pengurus Masjid Cut Meutia. Rencananya, kegiatan ini akan dilakukan di sejumlah masjid di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai informasi, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas telah meluncurkan aplikasi Ustadzkita dan membentuk Majelis Dai Kebangsaan pada Selasa (6/9/2022). Aplikasi Ustadzkita dapat diakses melalui PlayStore.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



