Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri mengajak Ormas Kepemudaan Islam untuk mempererat persatuan. Menurutnya, perbedaan organisasi tak ubahnya perbedaan busana dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita sama dalam hal akidah dan iman. Kita sama sebagai sesama anak bangsa. Jangan jadikan organisasi sebagai iman. Organisasi hanya wadah dan sarana untuk fastabiqul khoirot (berlomba dalam kebaikan)," ungkap Syamsul dalam Dialog Ormas Kepemudaan Islam Tingkat Nasional Tahun 2022 di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Senin (27/6/22) malam.
Dalam konteks Islam, tambah Syamsul, sesama orang beriman merupakan saudara. Sebagai sesama saudara, lanjutnya, memiliki kewajiban saling menjaga dan melindungi satu dengan lainnya.
"Orang beriman itu bersaudara. Maka berdamailah, saling membantu, saling memperbaiki, dan jangan saling menghajar apalagi saling memfitnah," ajak mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini.
Sebagai layaknya organisasi, perbedaan sudah pasti terjadi. Syamsul mengajak 106 peserta yang merupakan perwakilan Ormas Kepemudaan Islam dan Kanwil Kemenag 34 provinsi untuk dewasa menyikapi perbedaan.
"Perbedaan itu fitrah. Perbedaan itu sunnatullah. Perbedaan itu kekuatan, jangan malah dijadikan alasan untuk bercerai dengan sesama," tegasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



