Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin berpesan, penerbitan buku keagamaan Islam populer yang dicanangkan Subdit Kepustakaan, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah bisa menunjukkan eksistensi Islam Indonesia pada dunia.
Pesan itu disampaikannya pada kegiatan FGD (Focus Group Discussion) Penyusunan Buku Umum Keagamaan II dengan tema Masjid Ramah, di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
"Ulama di Timur Tengah aktif menulis, sementara ulama di Indonesia aktif dalam berdakwah. Buku ini harus mencerminkan Islam Indonesia supaya diketahui oleh orang luar," terangnya.
Dirjen menyebut, Indonesia harus menunjukkan wajah harmoni dalam keberagamaan di Indonesia kepada dunia. Indonesia, imbuh Kamaruddin, adalah negara yang unik.
"Kita berharap bisa melahirkan buku tentang Islam Indonesia, karena Indonesia unik," ucapnya.
Ia berharap, Indonesia mampu menjadi rujukan dunia terkait keindahan moderasi beragama.
Kamarudin juga mengatakan, buku-buku yang diterbitkan akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, jika buku-buku tersebut dinilai baik oleh masyarakat luas.
Msk/Mr



