Aceh Utara, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Non-PNS di Kantor Urusan Agama (KUA) Lhoksukon, Murhaban menerima penghargaan dari Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh (PC-RTA).
Murhaban menerima penghargaan karena keaktifannya menjalankan program Kajian Milenial di wilayah Aceh Utara bersama teman-temannya dari Organisasi PC-RTA itu.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Anggota DPRD Aceh, Mawardi didampingi Rais Am PC-RTA, Hafiz Al Mansuri pada pembukaan Pelatihan Ilmu Faraid yang diikuti para Santri Se-Aceh Utara yang telah melalui tahap seleksi di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, belum lama ini.
Kepala Kantor Kemenag Aceh Utara, Salamina mengatakan, penghargaan yang diserahkan kepada Penyuluh Murhaban karena keaktifannya melakukan kajian agama maupun taklim di warung kopi atau kafe.
Menurutnya, program Kajian Milenial yang dijalankan oleh Murhaban bersama teman-temannya di Organisasi PC-RTA itu bisa meningkatkan semangat generasi muda untuk belajar agama.
"Penyuluh Agama Islam merupakan garda terdepan Kemenag yang terjun langsung ke tengah masyarakat. Mereka melaksanakan tugas sebagai pendorong, penyemangat, penggerak, maupun penyemarak setiap kegiatan positif yang tumbuh di tengah masyarakat," jelas Salamina di Aceh Utara, Kamis (24/3).
Salamina berharap, para Penyuluh Agama Islam semakin kreatif dalam melakukan dakwah dan syiar agama, termasuk memanfaatkan kemajuan teknologi digital.
"Hampir semua orang mengakses media sosial, sehingga kami berharap Penyuluh jangan takut untuk meningkatkan kreativitas dalam berdakwah," katanya.
Sementara itu, Murhaban yang merupakan Ketua Pelaksana Kajian Milenial ini mengatakan, pihaknya rutin tiap akhir bulan menggelar kajian yang ditujukan kepada para generasi muda di sejumlah warung kopi yang tersebar di wilayah Aceh Utara. Program tersebut sudah berlangsung sejak awal 2021.
"Program Kajian Milenial yang kami lakukan sudah berlangsung sejak awal 2021 lalu. Kami menggelar kajian di sejumlah warung kopi atau kafe yang ada di Aceh Utara. Sudah tak terhitung lagi berapa jumlah warung kopi atau kafe yang sudah kita datangi," tambah Murhaban.
Acara Pelatihan Ilmu Faraid turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, perwakilan dari Polres, pimpinan Ormas dan sejumlah Tokoh Agama di wilayah Aceh Utara itu.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



