Jakarta, Bimas Islam --- Tugas Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) adalah merangkul semua golongan. Untuk itu, Kepala KUA perlu memperluas jaringan sehingga mereka bisa dipercaya menjadi penengah ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Alissa Wahid ketika menjadi pembicara pada Bimtek Pengelolaan Jejaring Lokal KUA Kecamatan, yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (25/3). Kegiatan yang dihadiri 110 Kepala KUA dari 34 provinsi di Indonesia itu menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
"Kepala KUA itu pengayom bagi masyarakat. Sudah selayaknya Kepala KUA memperluas jaringan di tengah masyarakat, baik dengan petugas pemerintahan, maupun tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengan jaringan yang luas, insyaallah akan membuat Kepala KUA dipercaya masyarakat," kata Alissa.
Ia menerangkan, jaringan yang luas bukan hanya untuk meningkatkan kepercayaan dari masyarakat, tetapi juga untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat. "Ini juga bisa membuat KUA akan dipandang tinggi oleh masyarakat," ujarnya.
"Kita juga perlu menempatkan posisi yang benar. Misalnya ketika berbicara dengan tokoh agama, maka yang dibahas adalah persoalan agama. Begitu pula ketika berbicara dengan petugas puskesmas, maka dibahas masalah kesehatan. Kita perlu berbicara dari sudut pandang mereka," sambungnya.
Alissa berharap ke depannya pelayanan di KUA semakin baik. Ia juga berharap program Revitalisasi KUA yang tengah berlangsung bisa selesai dengan baik dan sesuai target, utamanya dalam menyukseskan program-program dari Kementerian Agama kepada masyarakat.
"Kita berharap KUA semakin baik dan masyarakat semakin nyaman dalam mendapatkan pelayanan untuk mereka. Yang paling utama adalah kita semua berharap semoga Revitalisasi KUA yang menjadi salah satu program unggulan ini bisa selesai dengan baik dan sesuai target," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



