Palembang, Bimas Islam --- Penulis keislaman Habib Husein Ja'far Al-Hadar menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang penuh dengan keragaman ini terlampau damai. Menurut Habib Husein, suasana damai ini harus terus dijaga.
Hal itu disampaikan Habib Husein saat menjadi narasumber pada acara “Bina Moderasi Beragama bagi Generasi Islam Milenial” yang berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (9-11/6) di Palembang, Sumatera Selatan.
Habib Husein mengibaratkan keragaman di Indonesia seperti martabak manis yang memiliki tujuh varian.
“Saya khawatir kalau bicara keragaman, jadi saya biasanya menggunakan simbol dengan martabak manis. Misalnya Indonesia itu punya tujuh sebutan untuk martabak manis, apam pinang, apam balik, terang bulan, hok lo pan, kue bandung, atau kuih malaya,” ujar Habib Husein.
Tujuh sebutan itu, lanjutnya, merupakan realitas yang ada di Indonesia. Dari tujuh keragaman tersebut jika tidak dijaga dikhawatirkan nantinya ada Indonesia bagian terang bulan, martabak manis dan lain sebagainya.
“Dan itu tidak mustahil, karena untuk urusan hal-hal remeh indonesia itu bisa bertengkar apalagi kalau kita bicara suku, ras, dan bahkan agama. Islam saja ada NU, Muhammadiyah, persis dan lainnya,” paparnya.
“Jadi realita inilah yang harus dijaga secara hati-hati dan secara ekstra, karena kalau tidak dijaga maka akibatnya akan fatal apalagi ada unsur paham intoleran di dalamnya,” ungkapnya.
Untuk menjaga keragaman, Habib Husein ungkap berdasarkan riset dari Benedict Anderson yang mengatakan, penyebab manusia tetap tidak saling curiga, menyakiti, dan membunuh satu sama lain, itu karena manusia punya imajinasi yang sama.
“Selama saya menganggap anda saudara, maka saya tidak akan menyakiti anda. Itu utamanya, ada atau tidak ada hukum asalkan kita punya imajinasi yang sama,” pungkas Habib Husein.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



