Jakarta Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin memberikan apresiasi kepada 20 orang Penyuluh yang telah berhasil menulis buku antologi berjudul ‘Cinta yang (Tak) Rumit’. Menurutnya buku tersebut sangat menarik karena diangkat dari kisah-kisah inspiratif moderasi beragama.
20 orang Penyuluh Agama se-Jabodetabek itu merupakan peserta Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi angkatan ll, yang digelar Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama RI (Urais Binsyar) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/9/2021) lalu.
“Buku tersebut berbagi inspirasi cinta para Penyuluh Agama Islam melalui berbagai cerita dan perspektif. Pengalaman mereka menarik dan menantang, disajikan apa adanya berdasarkan pengalaman nyata, dengan sentuhan bahasa yang diolah indah,” kata Dirjen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/11/2021).
Dirjen mengungkapkan, Penyuluh Agama Islam sebagai tonggak terdepan dakwah Islam masyarakat di Indonesia, sudah selayaknya memahami, mengaplikasikan, dan menyosialisasikan moderasi beragama dengan menarik.
“Seperti kita ketahui bersama, moderasi beragama menjadi program prioritas Kemenag RI, tentu buku ini akan menjadi inspirasi bagi Penyuluh di daerah lainnya,” jelasnya.
Dikatakan Dirjen, kalau dari judul bukunya, cinta seharusnya tidak rumit. Karena Cinta adalah bahasa antarmanusia dalam membangun relasi dan kehidupan sosial. Ia mengatakan, berjuta pengalaman dalam mengekspresikan cinta dan memunculkan banyak cerita serta turunan rasa, itu terjadi sejak manusia pertama ada hingga saat ini.
“Sekali lagi saya sampaikan, ini sungguh membanggakan, selama empat hari para Penyuluh Agama Islam ini dengan tekun mengikuti program Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi untuk bisa melahirkan cerita cinta bertema moderasi beragama,” tulisnya.
Sebagai informasi, buku Cinta yang (Tak) Rumit itu merupakan hasil kerja sama Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Kinan Nasanti Konsultan Kreatif, dan akan segera diterbitkan dalam waktu dekat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



