Jakarta, Bimas Islam -- Salah satu peserta Seleksi Program Kepenulisan Naskah Khotbah, Muhammad Yusuf asal DKI Jakarta mengaku, dirinya sangat antusias mengikuti proses seleksi. Menurutnya, program yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) ini merupakan hal yang positif.
"Program ini sangat positif, karena ke depan, naskah khotbah ini tidak hanya diperuntukan bagi khatib, namun juga badal khatib, sebagai pengganti khatib," ungkapnya saat dihubungi wartawan Bimas Islam, Sabtu (29/4/23).
Yusuf mengatakan, dirinya siap menulis naskah khotbah dengan tema yang aktual dan sesuai kebutuhan masyarakat, seperti pesan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin (27/4/2023).
Ia juga menyampaikan keinginannya untuk menulis naskah bertema takwa dan cinta tanah air jika terpilih sebagai penulis naskah khotbah.
"Jika saya terpilih menjadi penulis naskah khotbah Kemenag, saya akan menulis tema-tema cinta tanah air, seperti hubungan antara takwa dan tanah air, hubungan takwa dengan pancasila," terangnya.
Diketahui, program Penerbitan Naskah Khotbah ini merupakan langkah pemerintah untuk memfasilitasi para khatib dan masyarakat umum terkait pilihan tema khotbah. Program ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat.
Msk/Mr



