Jakarta, Bimas Islam - - Koordinator Fungsi Dakwah dan Hari Besar Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Lubenah mengatakan, aplikasi Ustadzkita yang dikembangkan Ditjen Bimas Islam merupakan inovasi pemerintah dalam menghadirkan penceramah yang menyejukkan. Menurutnya, aplikasi yang diluncurkan pada 6 September 2022 itu merupakan ikhtiar dalam menciptakan harmoni dan kedamaian kehidupan beragama di Indonesia.
“Aplikasi Ustadzkita akan memudahkan masyarakat mencari dan mengundang penceramah agama,” kata Lubenah dalam acara Obsesi yang ditayangkan channel YouTube Bimas Islam TV, Rabu (21/09).
Lubenah menjelaskan, penceramah yang terdaftar dalam aplikasi Ustadzkita adalah peserta program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama yang dihelat Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam sejak tahun 2020 hingga 2022 di seluruh Indonesia.
“Para penceramah adalah perwakilan ormas-ormas Islam yang telah memenuhi syarat, di antaranya mampu berbahasa Arab, mahir membaca kitab turots, dan memiliki pengalaman dalam berdakwah,” ujarnya.
Lubenah mengungkapkan, sejak tahun 2020 sampai saat ini sebanyak 8.000 penceramah telah mengikuti Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. Namun, data penceramah yang masuk aplikasi baru 4.500.
“Semoga tahun ini seluruh data penceramah selesai diinput dan dapat melayani seluruh masyarakat di Indonesia,” tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



