Gorontalo, Bimas Islam --- Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung mengapresiasi Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) yang merupakan program kerja Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag.
"Ini program yang sangat baik, mengena bagi Bimas Islam, menjawab tantangan digital, dan sesuai dengan arahan Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas untuk melakukan transformasi digital," ungkap Syafrudin dalam Penutupan KFPI Gorontalo di Hotel El-Madinah Asrama Haji, Kota Gorontalo, Selasa (7/6/22).
Melalui film, lanjut Syafrudin, dakwah yang disampaikan kepada masyarakat lebih mudah diterima. Katanya, nilai sosial, agama, moral, dan etika bisa disampaikan secara utuh melalui adegan-adegan dalam film.
"Apalagi pesan-pesan Islam, moral, dan agama yang disampaikan secara _soft_ terbukti lebih menginspirasi masyarakat," terangnya.
Syafrudin mengaku terinspirasi dengan film Disabilitas Bukanlah Sebuah Batas yang menjadi juara 1 KFPI Provinsi Gorontalo. Menurutnya, pesan moral yang disampaikan mudah dipahami penonton.
"Pesannya sudah tersampaikan dan mudah dipahami. Pesannya menyentuh hati penonton," ungkapnya.
Adapun para pemenang KFPI Provinsi Gorontalo Tahun 2022 adalah:
Juara 1: Disabilitas Bukanlah Sebuah Batas karya Bahrain S. Umamah (Kota Gorontalo),
Juara 2: Putus, Langkah Awal Hijrah karya Timwin Entertainment (Kota Gorontalo),
Juara 3: Tuhan Bukan Tim Sukses karya Banthayo (Kota Gorontalo).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



