Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) terus memberikan apresiasi terhadap kinerja 50.000 Penyuluh Agama Islam (PAI) di seluruh Indonesia. Salah satu bentuk pemberian apresiasi terhadap ujung tombak Kemenag ini melalui Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Nasional Tahun 2021.
"Penyuluh dituntut untuk tidak hanya memiliki keilmuan dan keahlian bertutur kata, tetapi juga menjadi teladan umat. Tugas berat yang diemban oleh Penyuluh perlu diapresiasi. Salah satu bentuk apresiasi dapat dilakukan melalui pemilihan PAI teladan baik fungsional maupun non-PNS," ungkap Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (17/5/21).
Dirjen menambahkan, pemilihan penyuluh teladan ini dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi. Proses sosialisasi di tingkat Kecamatan telah dilaksanakan sejak April 2021.
"Memotivasi Penyuluh Agama Islam untuk meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Menguatkan eksistensi Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat," tambahnya.
Sebagaimana tersebut dalam Juklak Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Nasional PNS dan non-PNS, proses pemilihan di tingkat Kabupaten dan Provinsi dilaksanakan pada Mei dan Juni 2021.
Pemilihan Penyuluh Teladan Tingkat Nasional Tahun 2021 yang mengangkat tema Inovasi Pelaksanaan Bimbingan atau Penyuluhan Agama dan Pembangunan pada Masa Pandemi Covid-19 ini berhadiah total 82 juta rupiah untuk masing-masing kategori.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



