Benteng, Bimas Islam -- Menanggapi kebutuhan masyarakat dalam bidang keagamaan yang semakin besar, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menggelar Pemilihan Penyuluh Agama Islam (PAI) Award bersamaan dengan kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di Aula Kantor Kemenag Kepulauan Selayar, Jumat (5/5/2023).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketekunan para PAI dalam kegiatan-kegiatan kepenyuluhan.
Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Selayar, Nur Aswar menyampaikan, penyuluh memiliki empat tugas pokok dan fungsi yang perlu dijalankan.
“Penyuluh harus senantiasa menyadari dan mengaplikasikan empat tugas pokok dan fungsi, yakni sebagai sumber informasi, mengedukasi, advokatif dan konsultatif,” tandasnya.
Lebih lanjut ia memaparkan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai barometer sekaligus bentuk apresiasi kepada para penyuluh yang telah berjuang membimbing masyarakat.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam sekaligus pelaksana kegiatan, Hartawati mengungkapkan, kegiatan Penyuluh Award ini merupakan wadah bagi seluruh penyuluh fungsional dan non-PNS untuk menampilkan potensi yang dimiliki serta bersaing secara sehat antarsesama penyuluh.
“Penyuluh award berbeda dengan penyuluh agama teladan, semua penyuluh berhak mengikuti seluruh kategori dalam penyuluh award ini,” terangnya.
Ambo Tuo selaku Ketua Tim Pemberdayaan PAI Kanwil Kemenag Sulsel memaparkan kategori-kategori yang diperlombakan.
“Tujuh kategori yang akan diperlombakan, yaitu Peningkatan Literasi al-Quran, Pendampingan Kelompok Rentan, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Penegakan Hukum, Pelestarian Lingkungan, dan Metode Penyuluhan Baru. Tiap kategori akan menilai lebih dari kepada model kepenyuluhan digital dengan pemanfaatan sosial media,” papar Ambo Tuo.
Kegiatan ini dihadiri Kakankemenag Kepulauan Selayar, Kasi Bimas Islam Kemenag Kepulauan Selayar, ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) serta para Penyuluh Agama Islam se-kecamatan Kepulauan Selayar.
Wcp/Mr



