Jakarta, Bimas Islam – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Jawa Tengah memberi penghargaan kepada penghulu dan pegawai Kementerian Agama (Kemenag) berprestasi. Penghargaan itu diberikan dalam program bertajuk APRI Jawa Tengah Award 2024 yang berlangsung di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu hingga Kamis (18-19/12/2024).
Apresiasi yang diberikan meliputi plakat dan uang senilai Rp500 ribu, dan terbagi dalam tiga kategori, yaitu Pemerhati Penghulu, Penulis Paling Produktif, serta Penghulu Kreatif dan Berprestasi.
Pada kategori Pemerhati Penghulu, penghargaan diberikan kepada Sugianto, Analis Sumber Daya Manusia Kepegawaian Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah. Ia dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan profesi penghulu melalui kebijakan dan analisis SDM yang relevan dan inovatif. Usahanya dianggap berhasil memperkuat landasan kebijakan untuk mendukung peningkatan kualitas kerja penghulu di Jawa Tengah.
Kategori Penulis Paling Produktif diraih oleh M. Nursalim dari KUA Sragen. Ia telah menghasilkan enam buku serta ratusan makalah dan artikel yang dipublikasikan di berbagai media. Karya-karyanya memberi inspirasi besar bagi para penghulu untuk terus berkarya dan berbagi pengetahuan.
Sementara itu, kategori Penghulu Kreatif dan Berprestasi diberikan kepada Bayu Pamungkas dari KUA Salaman. Ia meraih penghargaan tingkat nasional, di antaranya sebagai pemenang Sayembara Logo Kampung Zakat dan Juara Favorit Nasional lomba video kreatif. Selain itu, ia menciptakan aplikasi Taawud (Tata Kelola Arsip Wakaf Digital) yang diterapkan di lingkungan KUA.
Ketua APRI Jawa Tengah, Suryani Kamal menambahkan, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kreativitas para penghulu serta pihak-pihak yang mendukung profesi ini.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penghulu untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya dalam Musyawarah Wilayah II APRI Jawa Tengah di Ungaran, Kamis (19/12).
Terpisah, Kasubdit Bina Kepenghuluan Kemenag, Afief Mundzir, mengapresiasi acara penghargaan tersebut. Ia berharap, para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi penghulu lainnya di seluruh Indonesia.
“Penghulu memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang harmonis. Pemberian penghargaan ini menunjukkan bahwa profesi penghulu terus berkembang secara profesional dan inovatif. Semoga ini menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (23/12/2024).
Musyawarah Wilayah II APRI Jawa Tengah yang berlangsung pada 18-19 Desember 2024 juga diisi dengan evaluasi program kerja, penguatan sinergi antaranggota, dan pemilihan kepengurusan baru. Kegiatan bertema “Meneguhkan Penghulu Profesional, Toleran, dan Inklusif Menuju Indonesia Maju” ini diharapkan mendorong penghulu untuk terus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang harmonis, profesional, dan inklusif.
Fn/Mr



