Jakarta, Bimas Islam -- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberi pesan kepada Bimas Islam untuk membuat program tepat sasaran bagi anak muda. Pesan tersebut disampaikan Menag saat memberi arahan dalam Rakernas Bimas Islam di Hotel Mercure, Ancol, Selasa malam (14/2/2023).
"Saya ingin mengingatkan, Bimas Islam harus mampu merespon kondisi aktual bahwa 53 persen populasi di Indonesia adalah anak muda, yang membutuhkan perlakuan berbeda melalui program yang dapat menjangkau mereka," ujar Menag.
Menag mengatakan, citra Kemenag perlu diubah, dari sebelumnya terkesan old style, menjadi lebih menarik di mata anak muda.
"Kementerian Agama memiliki kesan old style. Tidak menarik anak muda. Tantangan Bimas Islam, program yang ditawarkan harus mampu menarik anak-anak muda," ucap Menag.
Menag pun turut membahas tren nikah di KUA yang sempat diperbincangkan di media sosial. Ia berharap, Bimas Islam terus berinovasi agar program lainnya turut mendapat atensi serupa.
"KUA sudah mulai berbenah dengan viralnya nikah di KUA, yang lain juga harus mengikuti (menarik minat anak muda). Seperti misalnya, masjid ataupun Kampung Zakat," tutur Menag.
Dalam Rakernas, Menag Yaqut Cholil Qoumas didampingi Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Plt Sekretariat Ditjen Bimas Islam, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktur Penerangan Agama Islam, serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Hadir pula para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kabid Bimas Islam seluruh Indonesia.
(Penulis: Fn/Mr)



