Jakarta, Bimas Islam – Program "Apresiaksi" Remaja Masjid Indonesia (ARMI) hadir untuk menarik generasi muda agar menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan kreatif dan inovatif. Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kementerian Agama ini menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga wadah bagi pemuda untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Masjid harus menjadi magnet bagi anak muda Indonesia. Salah satu kelompok yang akan mendapat naungan di hari kiamat adalah mereka yang hatinya terpaut pada masjid," ujar Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, saat membuka program ARMI pada Jumat (8/11/2024) di Jakarta.
ARMI mendorong remaja masjid untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan masjid dari berbagai daerah, mulai dari kegiatan sosial hingga ekonomi. “Kami ingin masjid di Indonesia menjadi tempat berkualitas yang menarik minat dan perhatian anak muda lainnya,” tambah Kamaruddin.
Dalam sambutannya, Kamaruddin juga menekankan pentingnya masjid sebagai pusat penyebaran nilai agama yang damai. “Agama harus menyenangkan, membawa kebahagiaan, dan menghormati orang lain. Masjid seharusnya menjadi benteng informasi yang benar dan penggerak isu lingkungan, sosial, dan ekonomi,” jelasnya.
Program ARMI diharapkan mampu menginspirasi remaja untuk aktif di masjid dalam berbagai bidang, termasuk kegiatan sosial dan lingkungan.
"Setelah program ini, saya harap teman-teman dapat mengajak lebih banyak anak muda untuk aktif di masjid, bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam kegiatan sosial lainnya," tutup Kamaruddin.
Msk/Mr



