Banjar, Bimas Islam -- Nurjannah Parinduri (16) lekas mengambil ponsel android yang disodorkan sang ibu, Nur Maijar, usai tampil di Cabang Tilawah Golongan Tunanetra MTQ Nasional ke-29 di Venue Masjid Nurul Iman, Martapura, Jumat (14/10/22). Tak lama setelah itu, ia terhubung dengan ayahnya, Amir Rifan Parinduri.
Jannah tampak antusias saat bercakap dengan Amir di Binjai melalui sambungan telepon. Binar bahagia terlihat jelas dari raut muka dan nada suaranya.
"Karena Jannah janji ke ayah, akan segera menelepon setelah Jannah selesai tampil," ungkapnya kepada bimasislam.
"Ayah mengucapkan selamat karena Jannah sudah tampil. Ayah mendoakan Jannah dari Binjai," sambungnya mengisahkan.
Jannah terlahir tunanetra. Namun, fakta itu tidak menghalanginya untuk berprestasi. Selain mahir tilawah (membaca Al-Qur'an dengan suara indah), Jannah juga menguasai sejumlah keterampilan lain.
"Alhamdulillah hafalan sudah 7 juz. Sehari-hari suka berpuisi, bermain piano, dan mengoperasikan laptop," katanya sembari tersenyum.
Didampingi ibunya, Nur Maijar, Jannah berpesan kepada masyarakat untuk terus belajar Al-Qur'an. Menurutnya, Kalam Suci Tuhan itu akan menolong di kehidupan akhirat.
"Kepada teman-teman yang di luar sana, ayo terus belajar Al-Qur'an, itu akan menolong dan menuntun kalian kelak," tegasnya.
Jannah juga memiliki cita mulia. Ia ingin menjadi guru bagi sesama tunanetra. "Ingin menjadi guru, termasuk guru ngaji. Supaya kawan-kawan bisa merasakan apa yang saya rasakan," pungkasnya dengan nada ceria.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



