Jakarta, bimasislam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan Asesmen Pegawai bagi pelaksana dan seluruh pejabat eselon IV dan III. Asesmen diikuti oleh 212 peserta yang pelaksaannya akan terbagi dalam lima hari kerja, 17 - 21 Juni 2019.
"Pelaksanaan asesmen pegawai ini merupakan komitmen Bimas Islam dalam mengembangkan SDM melalui Merit System. Pengisian jabatan di Bimas Islam berdasarkan hasil asesmen yang obyektif agar dapat menghasilkan pejabat yang handal dan berintegritas. Ini salah satu urgensi Reformasi Birokrasi yang selama ini kita laksanakan," tegas Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin di Jakarta, Senin (17/06)
Menurutnya, Bimas Islam akan selalu mematuhi aturan yang ada demi Kementerian Agama yang lebih baik. Sesuai Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 207 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Asesmen di Kementerian Agama, seluruh pegawai yang telah mencapai golongan III/b wajib diases untuk mengetahui kompetensi, sehingga dapat ditempatkan pada tugas/jabatan yang sesuai.
"Bimas Islam akan selalu mematuhi regulasi yang ada. Kami tidak mau mengangkat pegawai menjadi pejabat hanya berdasarkan penilaian sepihak, apalagi tanpa standar yang jelas. Kita semua ingin Kemenag semakin hari semakin baik yang ditunjukkan dengan kualitas SDM-nya yang mumpuni dan memiliki disiplin tinggi. Saya berharap ini menjadi bukti bahwa anda semua serius karena asesmen sebenarnya untuk anda sendiri," ujarnya.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Tarmizi, menambahkan, pelaksanaan asesmen pegawai telah dikoordinasikan dengan Biro Kepegawaian, Setjen Kemenag. Hal itu menurutnya sebagai bentuk dari tanggung jawab agar asesmen sesuai dengan yang diharapkan. Ia berharap seluruh pegawai dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh hingga selesai.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Ortala, Kepegawaian, dan Hukum, Thobib Al-Asyhar, Plt. Kasubag Kepegawaian, Ferdiansyah, panitia, dan tim konsultan dari Values Activation.
Penulis : Thobib Al-Asyhar
Editor : Khoiron
Foto : bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



