Depok, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, M. Fuad Nasar mengimbau bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya harus mampu mengikuti perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan saat pembukaan acara rapat penataan regulasi di lingkungan Ditjen Bimas Islam secara virtual di Kota Depok, Jawa Barat, pada Selasa (16/2).
"Dengan kondisi Indonesia akan mengalami bonus demografi, tentu kita tidak bisa melakukan pendekatan secara konvensional, akan tetapi perlu pendekatan yang sesuai dengan kondisi saat ini," papar Fuad.
Fuad mengatakan para pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam harus mampu berinovasi mengingat telah terjadinya perubahan sosial yang begitu dinamis di tengah masyarakat.
"Kita harus berpacu dengan perubahan zaman, kita harus memberikan pengaruh dan warna dalam membaca fenomena keagamaan di masyarakat, dengan memperkuat literasi baik dalam keagamaan maupun kebangsaan," imbuhnya.
Ia menambahkan dengan pergeseran budaya yang sangat cepat, terlebih di dunia teknologi informasi secara digital, harus mampu diimbangi dengan kompetensi yang mumpuni bagi para pegawai.
(Boy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



