Jakarta, Bimas Islam --- Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Tarmizi Tohor mendorong kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Ditjen Bimas Islam harus adaptif dan inovatif dalam menghadapi perubahan demi mewujudkan pelayanan yang lebih cepat.
“Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2019, Presiden Joko Widodo bercita-cita mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih cepat melalui birokrasi yang lebih ringkas,” kata Tarmizi saat membuka Rakor Fungsi Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum di Jakarta, Rabu (29/06).
“Oleh karena itu, seluruh ASN Kemenag, khususnya ASN Ditjen Bimas Islam harus mampu mendukung tujuan pimpinan tertinggi ASN yaitu Presiden dalam mencapai tujuannya,” tambahnya.
Tarmizi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi yang terus dilakukan pada Organisasi dan Tata Kerja Ditjen Bimas Islam, yakni pada regulasi-regulasi yang terkait kelembagaan demi terjaganya konsistensi pelayanan prima kepada masyarakat dari waktu ke waktu.
“Demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan kepercayaan publik harus dilakukukan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Selain itu, Tarmizi mendorong kepada seluruh ASN Ditjen Bimas Islam agar menjadi ASN yang ber(Akhlak), yaitu ASN yang berorientasi pada Pelayanan, Akuntabel, Kompetitif, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Oleh karena itu, ASN Ditjen Bimas Islam harus terus berbenah dan berevolusi agar menjadi ASN yang ber(Akhlak),” tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



