Jakarta, Bimas Islam --- Para aparatur sipil negara (ASN) yang berada di lingkungan Kementerian Agama diimbau untuk turut serta dalam Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong agar para ASN Kemenag untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf uang ini agar menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial.
"Para ASN sebagai umat beragama juga bisa menjadi pelopor dalam kesadaran berwakaf di tengah masyarakat kita, karena mereka bisa menjadi teladan untuk tanggung jawab sosial," ujar Fuad di Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakpus, pada Rabu (10/2).
Meskipun begitu, ia mengatakan bahwa tidak ada kewajiban bagi para ASN Kemenag untuk berwakaf dan hal tersebut hanya merupakan imbauan dan menumbuhkan kesadaran.
"Berbeda dengan zakat yang merupakan kewajiban, jadi kita tidak menggunakan istilah pemotongan. Tapi setiap pegawai didorong kesadarannya untuk berwakaf," lanjutnya.
Minimnya literasi masyarakat terkait wakaf juga menjadi perhatian bagi dirinya, agar potensi wakaf yang cukup besar ini dapat berdampak positif bagi umat islam.
(Boy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



