Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Al-Baraq Al-Ameer menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia terkait kerjasama yang terjalin antar dua negara. Menurutnya, kerjasama antara dua negara terjalin atas dasar rasa saling cinta dan hormat.
"Kerjasama antara Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia sudah terjalin lama. Kerjasama ini berbasis cinta antara satu dan lainnya. Bukan hanya kerjasama di bidang dakwah dan agama, tetapi juga masuk ke berbagai segmen," ungkap Al-Baraq di Kantor Atase Agama Kedubes Arab Saudi di Indonesia, Jakarta, Selasa (16/2/21).
Salah satu kerjasama yang terjalin rutin antara kedua negara adalah gelaran Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul 'Aziz Alu Su'ud tingkat nasional dan internasional. Khusus untuk MHQH tingkat nasional ke-13 yang akan digelar di Jakarta pada 22-25 Maret 2021, Al-Baraq berharap agar ini juga menjadi bukti cinta kepada Al-Qur'an dan Hadits.
"Musabaqah ini digelar dalam rangka cinta kepada Al-Qur'an dan Sunnah. Semoga kita mendapat pahala yang besar dari setiap huruf yang dilantunkan oleh para huffazh," tambahnya.
Hadir dalam rapat bersama Atase Agama Kedubes Arab Saudi di Indonesia Direktur Penerangan Islam Kementerian Agama, Juraidi didampingi Analis Kebijakan Subdit Lembaga Tilawah Al-Qur'an dan Hadits, Helmi Saltian, Kasubdit Lembaga Tilawah Al-Quran dan Hadits, Solahuddin Achmad, Kasi Bantuan Majelis Taklim dan Ormas, Udin Saepuddin, dan Kasi Pengembangan Tilawah Al-Quran, Ali Sibromalisi.
(Pirman)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



