Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Atase Agama Kedubes Arab Saudi, Ahmed bin Essa Al Hazmy mengatakan, kitab suci umat Islam, Al-Qur'an, mengajarkan nilai-nilai moderat. Hal ini disampaikan Al Hazmy pada penutupan MHQH Pangeran Sultan ke-14 di Hotel Millennium, Jakarta, Jumat (25/3).
"Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw mengajarkan perdamaian, moderat, menjadikan Islam sebagai agama wasathiyah. Dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 143 dinyatakan, wakadzalika ja'alnakum ummatan wasathan...
(Demikianlah Kami jadikan kalian umat pertengahan)," ujar Al Hazmy.
Al Hazmy mengatakan, Al-Qur'an sejak zaman Nabi Muhammad Saw hingga sekarang terjaga keasliannya. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Al-Qur'an merupakan kitab suci yang telah melintasi zaman dan teruji sebagai kitab yang menyebarkan perdamaian.
"Al-Qur'an adalah kalam yang Allah curahkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai cahaya, petunjuk, membedakan yang hak dan batil, rahmat bagi orang yang beriman. Al-Qur'an mengajarkan kepada kita nilai-nilai moderat, keadilan, dan perdamaian," katanya.
Dalam acara yang digelar hasil kerja sama Ditjen Bimas Islam Kemenag dengan Kantor Atase Agama Kedubes Arab Saudi ini, Al Hazmy menegaskan, Al-Qur'an telah menyatukan suku, bangsa, dan negara.
"Melalui Al-Qur'an kita menjadi bersaudara, menyatukan seluruh bangsa di dunia. Al-Qur'an pula yang menjadikan kita saling mengenal, saling berkasih sayang," tegasnya.
Dia mengapresiasi kesediaan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama untuk menyelenggarakan Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Al-Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud selama beberapa tahun terakhir.
Hadir pada penutupan MHQH Pangeran Sultan ke-14 Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Esam bin Abid Al Thaqafy, anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka, dan duta besar negara-negara sahabat.
Penulis: Rendi
Foto: Shandry F. N.
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



