Banyuwangi, Bimas Islam -- Untuk mengetahui perkembangan Kantor Urusan Agama (KUA) setelah direvitalisasi, Balai Penelitian dan Pengembangan Agama (Balitbang) Semarang melakukan survei masyarakat pada 11 wilayah. Sebanyak delapan wilayah berlokasi di Provinsi Jawa Timur, (3-11 Maret 2023), dan tiga wilayah lainnya berlokasi di Kabupaten Banyuwangi, (6-11 Maret 2023).
"Dalam pengukuran, kita lakukan survei pada masyarakat terkait layanan nikah rujuk dan layanan selain nikah rujuk," ucap Fathurozi selaku petugas lapangan
Amin Maki, Kepala KUA Kecamatan Srono mengatakan, layanan KUA tidak hanya berfokus pada urusan pernikahan, tetapi juga pada peningkatan kualitas keluarga.
"Setiap jumat, bersama Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan), kita mengadakan 'Jumat Curhat' dengan masyarakat. Salah satu tujuannya adalah pencegahan pernikahan dini," ungkapnya.
Di tempat yang berbeda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin berterima kasih kepada Balitbang. Ia mengatakan, Banyuwangi merupakan kabupaten dengan KUA Revitalisasi terbanyak di Indonesia.
"Ada 11 KUA Kecamatan Revitalisasi di Kabupaten Banyuwangi, yang merupakan jumlah terbanyak di Indonesia" kata Amak.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam, Syafaat yang mendampingi Tim Litbang Keagamaan Semarang mengatakan, Kemenag Banyuwangi memiliki beragam inovasi di KUA Kecamatan, seperti terselenggaranya BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) dan Pojok Cinta (Cerita Indah Tentang Kita).
Msk/Mr



