Kuningan, Bimas Islam --- Bantuan usaha program KUA Percontohan Ekonomi Umat di Kantor Urusan Agama (KUA) Ciawigebang sebesar Rp100 juta telah cair. Kesepuluh penerima manfaat menerima bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta untuk masing-masing penerima.
Kepala KUA Ciawigebang, Iman Rohiman mengatakan, bantuan modal langsung ditransfer ke rekening penerima melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat. Iman berharap, kesepuluh penerima dapat melaksanakan amanah ini sebaik mungkin.
“Bantuan yang diterima harus digunakan sepenuhnya untuk modal usaha, jangan dipakai untuk keperluan lain, termasuk bayar utang,” katanya saat dihubungi tim pemberitaan Bimasislam, Jumat (12/11).
Iman mengatakan, setelah menerima bantuan modal usaha, para penerima akan melaksanakan pendampingan wilrausaha dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ditugaskan sebagai pendamping. LAZ pendamping di KUA Ciawigebang adalah Rumah Zakat (RZ).
“Para penerima akan mendapat pendampingan program pelatihan kewirausahaan dari RZ yang dilaksanakan setiap hari Sabtu pekan pertama dan ketiga setiap bulannya, yang dimulai Sabtu, 13 November 2021,” tuturnya.
Sementara itu, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengatakan, program KUA Percontohan Ekonomi Umat adalah bantuan modal usaha bagi 10 keluarga di 11 KUA yang menjadi pilot project dengan bantuan modal senilai 10 juta rupiah bagi setiap keluarga.
“Total bantuan modal usaha yang disiapkan senilai Rp1,1 miliar untuk program KUA Percontohan Ekonomi Umat,” ujar Wida.
Kesebelas KUA Percontohan Ekonomi Umat adalah KUA Matangkuli, Aceh Utara, Aceh; KUA Gunung Toar, Kuantan Sengingi, Riau; KUA Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung Tengah; KUA Duren Sawit, Jakarta Timur; KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Sewon, Bantul, Yogyakarta; KUA Banjarmasin Timur, Banjarmasin; KUA Biringkanaya, Makassar.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



