Aceh Barat Daya, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) merupakan konsultan dalam berbagai persoalan yang dialami masyarakat. Penyuluh kerap didatangi oleh masyarakat untuk dimintai nasihat, saran dan solusi.
"Pernah ada suami dan istrinya datang ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh untuk meminta mediasi. Sebelumnya, mereka bertengkar hebat karena masalah blender yang rusak di rumahnya," ungkap Penyuluh KUA Susoh, Nazli Hasan di Susoh melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Rabu (19/5/21).
Nazli pun meminta keterangan dari keduanya. Keduanya menuturkan, persoalan dalam rumah tangga bermula dari blender yang rusak.
Rusaknya blender menghambat sang istri dalam urusan masak. Saat istri meminta uang untuk membeli blender baru, suami belum memiliki uang karena hasil melaut sedang tidak bagus.
"Alhamdulillah setelah mediasi di ruang KUA, dengan izin Allah kedua pasangan itu bisa dirukunkan kembali. Mereka pulang dari KUA dengan senyum bahagia," tambahnya.
Nazli menyebutkan, permasalah dalam keluarga tersebut dimulai karena komunikasi yang kurang baik. Terjadi salah paham karena menyampaikan pernyataan dengan cara dan waktu yang kurang tepat.
"Perbaiki komunikasi dengan pasangan. Saya mengimbau kepada mereka dan siapa pun yang akan menikah untuk serius memperhatikan komunikasi. Komunikasi penting dalam menggapai rumah tangga yang sakinah. Komunikasi yang gagal bisa membawa keburukan bahkan hal yang mengerikan dalam rumah tangga," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



