Jakarta, Bimas Islam --- Manajer Ekonomi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Eka Budi Sulistyo berharap para Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama yang bertugas di 11 Kantor Urusan Agama (KUA) Percontohan Ekonomi Umat dapat menjadi pendamping bagi penerima manfaat.
“Sebagai pendamping, penyuluh harus bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam bimtek kepada para penerima manfaat,” katanya saat menjadi narasumber Bimtek Pendampingan Penyuluh KUA Percontohan Ekonomi Umat di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (04/11).
Eka mengatakan, bimtek dapat membuat penyuluh memahami tujuan program KUA Percontohan Ekonom Umat dan memiliki tanggung jawab atas suksesnya program tersebut.
“Semoga bimtek dapat membuat penyuluh mampu menaikkan strata penerima bantuan dari yang tidak berdaya menjadi berdaya ekonominya,” ujarnya.
Dihubungi terpisah, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengatakan, Baznas dalam program KUA Percontohan Ekonomi Umat bertugas untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh dalam membimbing para penerima manfaat.
Acara yang dilaksanakan Subdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari penyuluh dan Kepala KUA dari 11 KUA Percontohan Ekonomi Umat, dan pejabat terkait di lingkungan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Para peserta dibekali materi pembuatan laporan keuangan dan evaluasi.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



