Depok, Jakarta --- Gelaran Festival Seni Ramadan (FSR) 2021 yang merupakan kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Universitas Indonesia (UI) memasuki hari kedua. Kegiatan diawali dengan bedah buku Prinsip dan Panduan Umum Seni Islami di Makara Art Center UI, Depok, Rabu (28/4/21).
Salah satu narasumber pada bedah buku tersebut, Mursyidah Thohir mengungkap keindahan sastra di dalam Al-Qur'an. Dosen Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta ini menyatakan, kisah di dalam Al-Quran memiliki kualitas sastra yang tinggi.
"Allah dalam memberikan pemahaman kepada umat banyak menggunakan kisah. Seperti Kisah Nabi Yusuf yang disebut sebagai ahsanul qashah (kisah terbaik)," ungkap Mursyidah.
Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menambahkan, cara menyampaikan melalui kisah terbukti lebih mudah diterima pikiran dan hati karena tidak menggurui.
"Di dalam cerita Nabi Yusuf ada drama manusia yang utuh. Dimulai dari kasih sayang orang tua, kecemburuan saudara, penganiayaan, diambil oleh istri Al-Aziz dan seterusnya. Lengkap, ada duka, ada senangnya juga," tambahnya.
Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini juga menambahkan, kisah yang disampaikan di dalam Al-Qur'an menarik karena pembaca bisa merasakannya secara langsung.
"Gaya Al-Qur'an dalam bercerita itu ringkas. Kisah yang dahsyat dalam Al-Qur'an bisa dirasakan oleh pembacanya. Siapa yang mendengar dan membaca seolah melihat secara nyata. Gaya bercerita Al-Qur'an itu menarik," pungkasnya.
Selain bedah buku, hari kedua gelaran FSR 2021 diisi Lomba Desain Mushaf Al-Qur'an, Final Lomba Nasyid dan Pagelaran Battle Nasyid. Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa (27/4/21) dan berakhir pada Jumat (30/4/21) ini dilangsungkan dengan protokol kesehatan yang ketat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



